Hitung PPN: harga dasar, pajak, dan total
Masukkan nominal dan tarif pajak untuk langsung melihat harga sebelum pajak, nilai PPN, dan total. Cocok untuk menambahkan pajak sebelum mengirim penawaran harga, atau untuk mengetahui berapa bagian dari harga rak yang sudah termasuk pajak benar-benar menjadi milik Anda.
Kalkulator
Isi tarif yang berlaku untuk produk ini; jika ragu, tanyakan ke konsultan pajak Anda.
Hasil
- Harga dasar
- PPN
- Total termasuk pajak
Perhitungan dilakukan di browser Anda; angka yang dimasukkan tidak dikirim ke mana pun.
Menambah PPN: total = harga dasar × (1 + tarif). Mengeluarkan PPN dari harga: harga dasar = total ÷ (1 + tarif), PPN = total − harga dasar. Dengan tarif 11%, harga 111 mengandung PPN 11, bukan 12,21.
Dua rumus di balik kalkulator ini
Semua perhitungan PPN berangkat dari satu hubungan: total adalah harga dasar ditambah pajak, dan pajak adalah persentase dari harga dasar. Rumus mana yang dipakai hanya bergantung pada titik awal Anda, yaitu apakah angka yang Anda pegang sudah termasuk pajak atau belum.
Kalkulator menjalankan langkah berikut apa adanya dan baru membulatkan saat menampilkan hasil:
- Menambah: PPN = harga dasar × tarif; total = harga dasar + PPN
- Mengeluarkan: harga dasar = total ÷ (1 + tarif); PPN = total − harga dasar
- Tarif dalam desimal: 11% = 0,11; 12% = 0,12
Kenapa tidak cukup memotong persentasenya
Tarif dihitung dari harga dasar, sehingga porsi pajak di dalam harga akhir lebih kecil daripada tarif itu sendiri. Mengalikan harga yang sudah termasuk pajak dengan tarif selalu membuat PPN terlihat lebih besar, dan selisihnya makin lebar saat tarif naik.
Ketiga harga di tabel sama-sama menyimpan harga dasar 100:
| Harga termasuk pajak | Tarif | PPN sebenarnya | Harga × tarif (salah) |
|---|---|---|---|
| 105 | 5% | 5 | 5,25 |
| 111 | 11% | 11 | 12,21 |
| 112 | 12% | 12 | 13,44 |
Harga di rak, penawaran, dan pembukuan Anda
Toko yang menjual ke konsumen biasanya memasang harga yang sudah termasuk pajak, sedangkan grosir dan penyedia jasa sering memberi penawaran ke perusahaan dalam harga sebelum pajak. Keduanya sah saja selama dokumen menulis dengan jelas mana yang berlaku. Penawaran yang hanya menulis “total” hampir selalu memancing pertanyaan: ini sudah termasuk pajak?
Tarif, pengecualian, dan aturan khusus bergantung pada negara dan jenis barang, juga apakah usaha Anda wajib memungut pajak. Karena itu kalkulator tidak menyarankan tarif apa pun: pastikan dengan konsultan pajak lalu isi sendiri.
Contoh praktis
Contoh: berapa yang tersisa dari harga rak 55.500?
Sebuah toko alat tulis menjual tas ransel Rp55.500 sudah termasuk pajak dengan tarif 11%. Harga dasarnya 55.500 ÷ 1,11 = 50.000 dan PPN-nya 5.500. Seandainya toko menghitung 11% dari 55.500, ia akan mengira pajaknya 6.105 dan menaksir pendapatannya sendiri 605 lebih rendah untuk setiap tas.
Langkah demi Langkah
1. Pilih arah perhitungan
Pilih “tambahkan PPN” bila mulai dari harga dasar, atau “keluarkan PPN” bila harga yang Anda punya sudah termasuk pajak.
2. Isi nominal dan tarif
Ketik nominal dan tarif untuk produk tersebut. Mata uang boleh dikosongkan; hasilnya akan tampil sebagai angka biasa.
3. Biarkan GiroPS menghitung tiap baris
Di GiroPS setiap produk punya tarif pajak sendiri dan pengaturan apakah harganya sudah termasuk pajak. Penawaran, pesanan, dan faktur menampilkan harga dasar, pajak, dan total per baris, dan laporan pajak menjumlahkan pajak penjualan dan pembelian.
Kesalahan Umum & Solusinya
Pertanyaan Umum
Bagaimana cara menambahkan PPN ke harga?
Kalikan harga dasar dengan (1 + tarif). Harga 250.000 dengan tarif 12% menjadi 250.000 × 1,12 = 280.000, dan 30.000 di antaranya adalah pajak.
Bagaimana menghitung PPN yang sudah termasuk dalam harga?
Bagi harga dengan (1 + tarif) untuk mendapat harga dasar, lalu kurangkan dari harga. Pada tarif 11%, harga 222.000 mengandung 222.000 − 222.000 ÷ 1,11 = 22.000 PPN.
Apakah kalkulator tahu tarif di negara saya?
Tidak, dan itu disengaja. Tarif dan pengecualian berbeda menurut negara dan barang serta bisa berubah, jadi Anda yang mengisinya. Rumusnya berlaku untuk tarif berapa pun.
Kenapa hasilnya ada angka desimal?
Mengeluarkan pajak jarang menghasilkan angka bulat. Kalkulator menampilkan paling banyak dua desimal; di dokumen Anda, ikuti aturan pembulatan yang biasa per baris atau per total.