Cara Mengatur Buku Piutang & Hutang Usaha Secara Rapi
Cegah risiko kredit macet, pantau saldo berjalan, cocokkan pembayaran faktur, dan bagikan rekening koran.
Risiko terbesar adalah mencatat utang di buku terpisah. Tautkan tagihan dengan pembayaran dan kirim mutasi rekening via WhatsApp agar tagihan lekas cair.
Langkah demi Langkah
1. Daftarkan Semua Pelanggan dan Pemasok
Masukkan nomor telepon, nama perusahaan, NPWP, dan saldo awal pembukuan dengan jelas.
2. Tautkan Dokumen Langsung ke Akun Kontak
Tautkan setiap penjualan ke kartu pelanggan dan pembelian ke kartu pemasok untuk memantau sisa saldo.
3. Cocokkan Pembayaran Sebagian dengan Faktur Tertentu
Cocokkan transfer bank atau pembayaran tunai dengan faktur agar tahu dokumen mana yang sudah lunas.
4. Bagikan Rekening Koran Secara Berkala
Bagikan ringkasan akun digital atau PDF kepada pelanggan melalui pesan singkat atau tautan aman secara berkala.
Contoh Kasus Nyata
| Tanggal / Dokumen | Jenis Transaksi | Jumlah | Sisa Saldo |
|---|---|---|---|
| 01 Okt - Faktur Penjualan | Penjualan Kredit | 10.000 (Debit) | 10.000 Piutang |
| 05 Okt - Transfer Bank | Pembayaran Sebagian | 4.000 (Kredit) | 6.000 Sisa Piutang |
| 12 Okt - Faktur Penjualan | Pengiriman Tambahan | 5.000 (Debit) | 11.000 Sisa Piutang |
| 15 Okt - Kas Tunai | Pelunasan Total | 11.000 (Kredit) | 0 (Lunas) |
Kesalahan Umum & Solusinya
Lihat bisnis Anda di layar aplikasi nyata
Panduan terkait
Lihat piutang dan hutang dengan jelas dalam satu tampilan praktis
Saldo terupdate otomatis, riwayat tagihan, dan catatan penerimaan untuk tiap kontak. Kirim mutasi via WhatsApp seketika.